Jelajahi Surat
Al-Fatihah
7 ayatAl-Baqarah
286 ayatAli 'Imran
200 ayatAn-Nisa'
176 ayatAl-Ma'idah
120 ayatAl-An'am
165 ayatAl-A'raf
206 ayatAl-Anfal
75 ayatAt-Taubah
129 ayatYunus
109 ayatHud
123 ayatYusuf
111 ayatAr-Ra'd
43 ayatIbrahim
52 ayatAl-Hijr
99 ayatAn-Nahl
128 ayatAl-Isra'
111 ayatAl-Kahf
110 ayatMaryam
98 ayatTaha
135 ayatAl-Anbiya'
112 ayatAl-Hajj
78 ayatAl-Mu'minun
118 ayatAn-Nur
64 ayatAl-Furqan
77 ayatAsy-Syu'ara'
227 ayatAn-Naml
93 ayatAl-Qasas
88 ayatAl-'Ankabut
69 ayatAr-Rum
60 ayatLuqman
34 ayatAs-Sajdah
30 ayatAl-Ahzab
73 ayatSaba'
54 ayatFatir
45 ayatYasin
83 ayatAs-Saffat
182 ayatSad
88 ayatAz-Zumar
75 ayatGhafir
85 ayatFussilat
54 ayatAsy-Syura
53 ayatAz-Zukhruf
89 ayatAd-Dukhan
59 ayatAl-Jasiyah
37 ayatAl-Ahqaf
35 ayatMuhammad
38 ayatAl-Fath
29 ayatAl-Hujurat
18 ayatQaf
45 ayatAz-Zariyat
60 ayatAt-Tur
49 ayatAn-Najm
62 ayatAl-Qamar
55 ayatAr-Rahman
78 ayatAl-Waqi'ah
96 ayatAl-Hadid
29 ayatAl-Mujadilah
22 ayatAl-Hasyr
24 ayatAl-Mumtahanah
13 ayatAs-Saff
14 ayatAl-Jumu'ah
11 ayatAl-Munafiqun
11 ayatAt-Tagabun
18 ayatAt-Talaq
12 ayatAt-Tahrim
12 ayatAl-Mulk
30 ayatAl-Qalam
52 ayatAl-Haqqah
52 ayatAl-Ma'arij
44 ayatNuh
28 ayatAl-Jinn
28 ayatAl-Muzzammil
20 ayatAl-Muddassir
56 ayatAl-Qiyamah
40 ayatAl-Insan
31 ayatAl-Mursalat
50 ayatAn-Naba'
40 ayatAn-Nazi'at
46 ayat'Abasa
42 ayatAt-Takwir
29 ayatAl-Infitar
19 ayatAl-Mutaffifin
36 ayatAl-Insyiqaq
25 ayatAl-Buruj
22 ayatAt-Tariq
17 ayatAl-A'la
19 ayatAl-Gasyiyah
26 ayatAl-Fajr
30 ayatAl-Balad
20 ayatAsy-Syams
15 ayatAl-Lail
21 ayatAd-Duha
11 ayatAl-Insyirah
8 ayatAt-Tin
8 ayatAl-'Alaq
19 ayatAl-Qadr
5 ayatAl-Bayyinah
8 ayatAz-Zalzalah
8 ayatAl-'Adiyat
11 ayatAl-Qari'ah
11 ayatAt-Takasur
8 ayatAl-'Asr
3 ayatAl-Humazah
9 ayatAl-Fil
5 ayatQuraisy
4 ayatAl-Ma'un
7 ayatAl-Kausar
3 ayatAl-Kafirun
6 ayatAn-Nasr
3 ayatAl-Lahab
5 ayatAl-Ikhlas
4 ayatAl-Falaq
5 ayatAn-Nas
6 ayatالصّٰۤفّٰت
As-Saffat
Mekah Barisan-Barisan • 182 AYAT
Waṣ-ṣāffāti ṣaffā(n).
Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf, (untuk beribadah kepada Allah),
📖 Baca Tafsir
Faz-zājirāti zajrā(n).
demi (rombongan malaikat) yang mencegah (segala sesuatu) dengan sungguh-sungguh,
📖 Baca Tafsir
Fat-tāliyāti żikrā(n).
demi (rombongan malaikat) yang membacakan peringatan,
📖 Baca Tafsir
Inna ilāhakum lawāḥid(un).
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
📖 Baca Tafsir
Rabbus-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā wa rabbul-masyāriq(i).
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
📖 Baca Tafsir
Innā zayyannas-samā'ad-dun-yā bizīnatinil-kawākib(i).
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit dunia (yang terdekat) dengan hiasan (berupa) bintang-bintang.
📖 Baca Tafsir
Wa ḥifẓam min kulli syaiṭānim mārid(in).
(Kami telah menjaganya dengan) penjagaan yang sempurna dari setiap setan yang durhaka.
📖 Baca Tafsir
Lā yassammā‘ūna ilal-mala'il-a‘lā wa yuqżafūna min kulli jānib(in).
Mereka (setan-setan) tidak dapat mendengar (percakapan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru
📖 Baca Tafsir
Duḥūraw wa lahum ‘ażābuw wāṣib(un).
untuk mengusir mereka. Bagi mereka azab yang kekal (di akhirat),
📖 Baca Tafsir
Illā man khaṭifal-khaṭfata fa'atba‘ahū syihābun ṡāqib(un).
kecuali (setan) yang menyambar pembicaraan dengan sekali sambar; maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
📖 Baca Tafsir
Fastaftihim ahum asyaddu khalqan am man khalaqnā, innā khalaqnāhum min ṭīnil lāzib(in).
Maka, tanyakanlah kepada mereka (musyrik Makkah), “Apakah mereka (manusia) lebih sulit penciptaannya ataukah selainnya (langit, bumi, dan lainnya) yang telah Kami ciptakan?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan (bapak) mereka (Adam) dari tanah liat.
📖 Baca Tafsir
Bal ‘ajibta wa yaskharūn(a).
Bahkan, engkau (Nabi Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka selalu menghinamu.
📖 Baca Tafsir
Wa iżā żukkirū lā yażkurūn(a).
Apabila diberi peringatan, mereka tidak mengingat (mengindahkannya).
📖 Baca Tafsir
Wa iżā ra'au āyatay yastaskhirūn(a).
Apabila melihat suatu tanda (kebesaran Allah atau kebenaran Nabi Muhammad), mereka sangat menghina.
📖 Baca Tafsir
Wa qālū in hāżā illā siḥrum mubīn(un).
Mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
📖 Baca Tafsir
A'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).
Apabila kami telah mati, (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar akan dibangkitkan?
📖 Baca Tafsir
Awa ābā'unal-awwalūn(a).
Apakah nenek moyang kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
📖 Baca Tafsir
Qul na‘am wa antum dākhirūn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ya (kamu akan dibangkitkan) dan kamu akan terhina.”
📖 Baca Tafsir
Fa'innamā hiya zajratuw wāḥidatun fa'iżā hum yanẓurūn(a).
Sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan (tiupan sangkakala kedua). Maka, seketika itu mereka (bangun dari kematiannya) melihat (apa yang terjadi).
📖 Baca Tafsir
Wa qālū yā wailanā hāżā yaumud-dīn(i).
Mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari Pembalasan itu.”
📖 Baca Tafsir
Hāżā yaumul-faṣlil-lażī kuntum bihī tukażżibūn(a).
Inilah hari keputusan yang dahulu (selalu) kamu dustakan.
📖 Baca Tafsir
Uḥsyurul-lażīna ẓalamū wa azwājahum wa mā kānū ya‘budūn(a).
(Lalu, diperintahkan kepada para malaikat,) “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah
📖 Baca Tafsir
Min dūnillāhi fahdūhum ilā ṣirāṭil-jaḥīm(i).
selain Allah. Lalu, tunjukkanlah kepada mereka jalan ke (neraka) Jahim.
📖 Baca Tafsir
Waqifūhum innahum mas'ūlūn(a).
Tahanlah mereka (di tempat perhentian). Sesungguhnya mereka akan ditanya (tentang keyakinan dan perilaku mereka).”
📖 Baca Tafsir
Mā lakum lā tanāṣarūn(a).
(Mereka lalu dikecam,) “Mengapa kamu tidak tolong-menolong (sebagaimana kamu di dunia)?”
📖 Baca Tafsir
Bal humul-yauma mustaslimūn(a).
Bahkan, mereka pada hari itu menyerah (kepada putusan Allah).
📖 Baca Tafsir
Wa aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).
Sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling bertanya (berbantah-bantahan).
📖 Baca Tafsir
Qālū innakum kuntum ta'tūnanā ‘anil-yamīn(i).
(Pengikut) mereka berkata (kepada pemimpinnya), “Sesungguhnya kamulah yang dahulu selalu mendatangi kami dari arah kanan (untuk menghalangi kami dari kebajikan).”
📖 Baca Tafsir
Qālū bal lam takūnū mu'minīn(a).
(Pemimpin) mereka menjawab, “(Tidak,) bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Wa mā kāna lanā ‘alaikum min sulṭān(in), bal kuntum qauman ṭāgīn(a).
(Sebenarnya,) kami sedikit pun tidak berkuasa terhadapmu (untuk menghalang-halangimu), bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
📖 Baca Tafsir
Fa ḥaqqa ‘alainā qaulu rabbinā, innā lażā'iqūn(a).
Maka, putusan (azab) Tuhan (akan) benar-benar menimpa kita. Pasti kita akan merasakan (azab itu).
📖 Baca Tafsir
Fa agwainākum innā kunnā gāwīn(a).
Kami (mengakui) telah menyesatkan kamu. Sesungguhnya kami sendiri orang-orang yang sesat.”
📖 Baca Tafsir
Fa innahum yauma'iżin fil-‘ażābi musytarikūn(a).
Sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.
📖 Baca Tafsir
Innā każālika naf‘alu bil-mujrimīn(a).
Sesungguhnya demikianlah Kami memperlakukan orang-orang yang berbuat dosa.
📖 Baca Tafsir
Innahum kānū iżā qīla lahum lā ilāha illallāhu yastakbirūn(a).
Sesungguhnya dahulu apabila dikatakan kepada mereka, “Lā ilāha illallāh” (Tidak ada tuhan selain Allah), mereka menyombongkan diri.
📖 Baca Tafsir
Wa yaqūlūna a'innā latārikū ālihatinā lisyā‘irim majnūn(in).
Mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?”
📖 Baca Tafsir
Bal jā'a bil-ḥaqqi wa ṣaddaqal-mursalīn(a).
Padahal dia (Nabi Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan para rasul (sebelumnya).
📖 Baca Tafsir
Innakum lażā'iqul-‘ażābil-alīm(i).
Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
📖 Baca Tafsir
Wa mā tujzauna illā mā kuntum ta‘malūn(a).
Kamu tidak diberi balasan, kecuali terhadap apa yang telah kamu kerjakan.
📖 Baca Tafsir
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
Akan tetapi, hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya),
📖 Baca Tafsir
Ulā'ika lahum rizqum ma‘lūm(un).
mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,
📖 Baca Tafsir
Fawākihu wa hum mukramūn(a).
(yaitu) buah-buahan. Mereka adalah orang-orang yang dimuliakan
📖 Baca Tafsir
Fī jannātin na‘īm(i).
di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.
📖 Baca Tafsir
‘Alā sururim mutaqābilīn(a).
(Mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
📖 Baca Tafsir
Yuṭāfu ‘alaihim bika'sim mim ma‘īn(in).
Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi minuman) dari mata air (surga).
📖 Baca Tafsir
Baiḍā'a lażżatil lisy-syāribīn(a).
(Warnanya) putih bersih dan lezat rasanya bagi orang-orang yang meminum(-nya).
📖 Baca Tafsir
Lā fīhā gauluw wa lā hum ‘anhā yunzafūn(a).
Tidak ada di dalamnya (unsur) yang membahayakan dan mereka tidak mabuk karenanya.
📖 Baca Tafsir
Wa ‘indahum qāṣirātuṭ-ṭarfi ‘īn(un).
Di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah dan membatasi pandangannya (dari selain pasangan mereka).
📖 Baca Tafsir
Ka'annahum baiḍum maknūn(un).
(Warna kulit) mereka seperti (warna) telur yang tersimpan dengan baik.
📖 Baca Tafsir
Fa'aqbala ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍiy yatasā'alūn(a).
Mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.
📖 Baca Tafsir
Qāla qā'ilum minhum innī kāna lī qarīn(un).
Berkatalah salah seorang di antara mereka, “Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman
📖 Baca Tafsir
Yaqūlu a'innaka laminal-muṣaddiqīn(a).
yang berkata, ‘Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari Kebangkitan)?
📖 Baca Tafsir
A'iżā mitnā wa kunnā turāban a'innā lamadīnūn(a).
Apabila kami telah mati (lalu) menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kami benar-benar (akan dibangkitkan untuk) diberi balasan?’”
📖 Baca Tafsir
Qāla hal antum muṭṭali‘ūn(a).
Dia berkata, “Maukah kamu menengok (temanku itu)?”
📖 Baca Tafsir
Faṭṭala‘a fa ra'āhu fī sawā'il-jaḥīm(i).
Maka, dia menengoknya. Lalu, dia melihat (teman)-nya itu di tengah-tengah (neraka) Jahim.
📖 Baca Tafsir
Qāla tallāhi in kitta laturdīn(i).
Dia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku.
📖 Baca Tafsir
Wa lau lā ni‘matu rabbī lakuntu minal-muḥḍarīn(a).
Sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).
📖 Baca Tafsir
Afamā naḥnu bimayyitīn(a).
Apakah kita tidak akan mati,
📖 Baca Tafsir
Illā mautatunal-ūlā wa mā naḥnu bimu‘ażżabīn(a).
kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?”
📖 Baca Tafsir
Inna hāżā lahuwal-fauzul-‘aẓīm(u).
Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang agung.
📖 Baca Tafsir
Limiṡli hāżā falya‘malil-‘āmilūn(a).
Untuk (kemenangan) seperti ini, hendaklah beramal (di dunia) orang-orang yang mampu beramal.
📖 Baca Tafsir
Ażālika khairun nuzulan am syajaratuz-zaqqūm(i).
Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqum?
📖 Baca Tafsir
Innā ja‘alnāhā fitnatal liẓ-ẓālimīn(a).
Sesungguhnya Kami menjadikannya (pohon zaqum itu) sebagai azab bagi orang-orang zalim.
📖 Baca Tafsir
Innahā syajaratun takhruju fī aṣlil-jaḥīm(i).
Sesungguhnya itu adalah pohon yang keluar dari dasar (neraka) Jahim.
📖 Baca Tafsir
Ṭal‘uhā ka'annahū ru'ūsusy-syayāṭīn(i).
Mayangnya seperti kepala-kepala setan.
📖 Baca Tafsir
Fa innahum la'ākilūna minhā fa māli'ūna minhal-buṭūn(a).
Sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu) dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqum).
📖 Baca Tafsir
Ṡumma inna lahum ‘alaihā lasyaubam min ḥamīm(in).
(Setelah makan buah zaqum,) sesungguhnya bagi mereka minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma inna marji‘ahum la'ilal-jaḥīm(i).
Kemudian, tempat kembali mereka pasti ke (neraka) Jahim.
📖 Baca Tafsir
Innahum alfau ābā'ahum ḍāllīn(a).
Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat.
📖 Baca Tafsir
Fahum ‘alā āṡārihim yuhra‘ūn(a).
Mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad ḍalla qablahum akṡarul-awwalīn(a).
Sungguh, sebelum mereka (kaum Quraisy), benar-benar telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad arsalnā fīhim munżirīn(a).
Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.
📖 Baca Tafsir
Fanẓur kaifa kāna ‘āqibatul-munżarīn(a).
Maka, perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,
📖 Baca Tafsir
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
📖 Baca Tafsir
Wa laqad nādānā nūḥun falani‘mal-mujībūn(a).
Sungguh, Nuh benar-benar telah berdoa kepada Kami dan sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.
📖 Baca Tafsir
Wa najjaināhu wa ahlahū minal-karbil-‘aẓīm(i).
Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.
📖 Baca Tafsir
Wa ja‘alnā żurriyyatahū humul-bāqīn(a).
Kami menjadikan keturunannya orang-orang yang bertahan (di bumi).
📖 Baca Tafsir
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
📖 Baca Tafsir
Salāmun ‘alā nūḥin fil-‘ālamīn(a).
“Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di semesta alam.”
📖 Baca Tafsir
Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
📖 Baca Tafsir
Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma agraqnal-ākharīn(a).
Kemudian, Kami menenggelamkan yang lain.
📖 Baca Tafsir
Wa inna min syī‘atihī la'ibrāhīm(a).
Sesungguhnya Ibrahim termasuk golongannya (Nuh).
📖 Baca Tafsir
Iż jā'a rabbahū biqalbin salīm(in).
(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,
📖 Baca Tafsir
Iż qāla li'abīhi wa qaumihī māżā ta‘budūn(a).
ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, “Apa yang kamu sembah itu?
📖 Baca Tafsir
A'ifkan ālihatan dūnallāhi turīdūn(a).
Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah?
📖 Baca Tafsir
Famā ẓannukum birabbil-‘ālamīn(a).
Maka, bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?”
📖 Baca Tafsir
Fa naẓara naẓratan fin-nujūm(i).
Lalu, dia (Ibrahim) memandang sekilas ke arah bintang-bintang,
📖 Baca Tafsir
Fa qāla innī saqīm(un).
kemudian dia berkata, “Sesungguhnya aku sakit.”
📖 Baca Tafsir
Fa tawallau ‘anhu mudbirīn(a).
Mereka lalu berpaling darinya seraya meninggalkannya.
📖 Baca Tafsir
Farāga ilā ālihatihim faqāla alā ta'kulūn(a).
Kemudian, dia langsung menuju ke berhala-berhala mereka (secara diam-diam), lalu berkata, “Mengapa kamu tidak makan?
📖 Baca Tafsir
Mā lakum lā tanṭiqūn(a).
Mengapa kamu tidak menjawab?”
📖 Baca Tafsir
Farāga ‘alaihim ḍarbam bil-yamīn(i).
Dia lalu menghadap ke (berhala-berhala) itu sambil memukul dengan tangan kanan(-nya).
📖 Baca Tafsir
Fa aqbalū ilaihi yaziffūn(a).
Kemudian, mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya.
📖 Baca Tafsir
Qāla ata‘budūna mā tanḥitūn(a).
Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
📖 Baca Tafsir
Wallāhu khalaqakum wa mā ta‘malūn(a).
Padahal Allahlah yang menciptakanmu dan apa yang kamu perbuat itu.”
📖 Baca Tafsir
Qālubnū lahū bun-yānan fa'alqūhu fil-jaḥīm(i).
Mereka berkata, “Buatlah bangunan (perapian) untuk (membakar)-nya, lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu.”
📖 Baca Tafsir
Fa arādū bihī kaidan faja‘alnāhumul-asfalīn(a).
Mereka bermaksud memperdayainya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami menjadikan mereka orang-orang yang hina.
📖 Baca Tafsir
Wa qāla innī żāhibun ilā rabbī sayahdīn(i).
Dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya aku akan pergi (menghadap) kepada Tuhanku. Dia akan memberiku petunjuk.”
📖 Baca Tafsir
Rabbi hab lī minaṣ-ṣāliḥīn(a).
100. (Ibrahim berdoa,) “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (keturunan) yang termasuk orang-orang saleh.”
📖 Baca Tafsir
Fa basysyarnāhu bigulāmin ḥalīm(in).
Maka, Kami memberi kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak (Ismail) yang sangat santun.
📖 Baca Tafsir
Falammā balaga ma‘ahus-sa‘ya qāla yā bunayya innī arā fil-manāmi annī ażbaḥuka fanẓur māżā tarā, qāla yā abatif‘al mā tu'mar(u), satajidunī in syā'allāhu minaṣ-ṣābirīn(a).
Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! Insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”
📖 Baca Tafsir
Falammā aslamā wa tallahū lil-jabīn(i).
Ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) meletakkan pelipis anaknya di atas gundukan (untuk melaksanakan perintah Allah),
📖 Baca Tafsir
Wa nādaināhu ay yā ibrāhīm(u).
Kami memanggil dia, “Wahai Ibrahim,
📖 Baca Tafsir
Qad ṣaddaqtar-ru'yā, innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
📖 Baca Tafsir
Inna hāżā lahuwal-balā'ul-mubīn(u).
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
📖 Baca Tafsir
Wa fadaināhu biżibḥin ‘aẓīm(in).
Kami menebusnya dengan seekor (hewan) sembelihan yang besar.
📖 Baca Tafsir
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
📖 Baca Tafsir
Salāmun ‘alā ibrāhīm(a).
“Salam sejahtera atas Ibrahim.”
📖 Baca Tafsir
Każālika najzil-muḥsinīn(a).
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
📖 Baca Tafsir
Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Wa basysyarnāhu bi'isḥāqa nabiyyam minaṣ-ṣāliḥīn(a).
Kami telah memberinya kabar gembira tentang (akan dilahirkannya) Ishaq, seorang nabi yang termasuk orang-orang saleh.
📖 Baca Tafsir
Wa bāraknā ‘alaihi wa ‘alā isḥāq(a), wa min żurriyyatihimā muḥsinuw wa ẓālimul linafsihī mubīn(un).
Kami melimpahkan keberkahan kepadanya dan Ishaq. Sebagian keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad manannā ‘alā mūsā wa hārūn(a).
Sungguh, Kami benar-benar telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun.
📖 Baca Tafsir
Wa najjaināhumā wa qaumahumā minal-karbil-‘aẓīm(i).
Kami telah menyelamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.
📖 Baca Tafsir
Wa naṣarnāhum fakānū humul-gālibīn(a).
Kami telah menolong mereka sehingga mereka menjadi orang-orang yang menang.
📖 Baca Tafsir
Wa ātaināhumal-kitābal-mustabīn(a).
Kami telah menganugerahkan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas (Taurat).
📖 Baca Tafsir
Wa hadaināhumaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm(a).
Kami telah membimbing keduanya ke jalan yang lurus.
📖 Baca Tafsir
Wa taraknā ‘alaihimā fil-ākhirīn(a).
Kami telah mengabadikan untuk keduanya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
📖 Baca Tafsir
Salāmun ‘alā mūsā wa hārūn(a).
“Salam sejahtera atas Musa dan Harun.”
📖 Baca Tafsir
Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
📖 Baca Tafsir
Innahumā min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Wa inna ilyāsa laminal-mursalīn(a).
Sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż qāla liqaumihī alā tattaqūn(a).
(Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
📖 Baca Tafsir
Atad‘ūna ba‘law wa tażarūna aḥsanal-khāliqīn(a).
Apakah kamu terus menyeru Ba‘l dan meninggalkan sebaik-baik pencipta,
📖 Baca Tafsir
Allāha rabbakum wa rabba ābā'ikumul-awwalīn(a).
Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?”
📖 Baca Tafsir
Fakażżabūhu fa'innahum lamuḥḍarūn(a).
Mereka kemudian mendustakannya (Ilyas). Sesungguhnya mereka akan diseret (ke neraka),
📖 Baca Tafsir
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
📖 Baca Tafsir
Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).
Kami mengabadikan untuknya (pujian) pada orang-orang yang datang kemudian,
📖 Baca Tafsir
Salāmun ‘alā ilyāsīn(a).
“Salam sejahtera atas Ilyas dan kaumnya.”
📖 Baca Tafsir
Innā każālika najzil-muḥsinīn(a).
Sesungguhnya, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
📖 Baca Tafsir
Innahū min ‘ibādinal-mu'minīn(a).
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Wa inna lūṭal laminal-mursalīn(a).
Sesungguhnya Lut benar-benar termasuk para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż najjaināhu wa ahlahū ajma‘īn(a).
(Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,
📖 Baca Tafsir
Illā ‘ajūzan fil-gābirīn(a).
kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk golongan (orang-orang kafir) yang tertinggal.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma dammarnal-ākharīn(a).
Kemudian, Kami binasakan yang lain.
📖 Baca Tafsir
Wa innakum latamurrūna ‘alaihim muṣbiḥīn(a).
Sesungguhnya kamu (penduduk Makkah) benar-benar akan melintasi (bekas-bekas kehancuran) mereka pada waktu pagi
📖 Baca Tafsir
Wa bil-lail(i), afalā ta‘qilūn(a).
dan waktu malam. Mengapa kamu tidak mengerti?
📖 Baca Tafsir
Wa inna yūnusa laminal-mursalīn(a).
Sesungguhnya Yunus benar-benar termasuk para rasul.
📖 Baca Tafsir
Iż abaqa ilal-fulkil-masyḥūn(i).
(Ingatlah) ketika dia berlari ke kapal yang penuh muatan,
📖 Baca Tafsir
Fa sāhama fakāna minal-mudḥaḍīn(a).
kemudian dia ikut diundi, maka dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).
📖 Baca Tafsir
Faltaqamahul-ḥūtu wa huwa mulīm(un).
Dia kemudian ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.
📖 Baca Tafsir
Falau lā annahū kāna minal-musabbiḥīn(a).
Seandainya dia bukan golongan orang yang banyak bertasbih kepada Allah,
📖 Baca Tafsir
Lalabiṡa fī baṭnihī ilā yaumi yub‘aṡūn(a).
niscaya dia akan tetap tinggal di perutnya (ikan) sampai hari Kebangkitan.
📖 Baca Tafsir
Fa nabażnāhu bil-‘arā'i wa huwa saqīm(un).
Kami kemudian melemparkannya (dari mulut ikan) ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.
📖 Baca Tafsir
Wa ambatnā ‘alaihi syajaratam miy yaqṭīn(in).
Kami kemudian menumbuhkan tanaman sejenis labu untuknya.
📖 Baca Tafsir
Wa arsalnāhu ilā mi'ati alfin au yazīdūn(a).
Kami mengutusnya kepada seratus ribu (orang) atau lebih,
📖 Baca Tafsir
Fa'āmanū famatta‘nāhum ilā ḥīn(in).
lalu mereka beriman. Maka, Kami menganugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.
📖 Baca Tafsir
Fastaftihim alirabbikal-banātu wa lahumul-banūn(a).
(Wahai Nabi Muhammad,) tanyalah mereka (orang-orang kafir Makkah), “Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan, sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki
📖 Baca Tafsir
Am khalaqnal-malā'ikata ināṡaw wa hum syāhidūn(a).
atau Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan, sedangkan mereka menyaksikan(-nya)?”
📖 Baca Tafsir
Alā innahum min ifkihim layaqūlūn(a).
Ingatlah, sesungguhnya mereka benar-benar mengatakan dengan kebohongan mereka,
📖 Baca Tafsir
Waladallāh(u), wa innahum lakāżibūn(a).
“Allah mempunyai anak.” Sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
📖 Baca Tafsir
Aṣṭafal-banāti ‘alal-banīn(a).
Apakah Dia (Allah) lebih memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?
📖 Baca Tafsir
Mā lakum, kaifa taḥkumūn(a).
Apa yang telah terjadi pada kamu? Bagaimana kamu menetapkan(-nya)?
📖 Baca Tafsir
Afalā tażakkarūn(a).
Maka, mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
📖 Baca Tafsir
Am lakum sulṭānum mubīn(un).
Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas?
📖 Baca Tafsir
Fa'tū bikitābikum in kuntum ṣādiqīn(a).
(Kalau begitu,) bawalah kitabmu jika kamu orang-orang yang benar.
📖 Baca Tafsir
Wa ja‘alū bainahū wa bainal-jinnati nasabā(n), wa laqad ‘alimatil-jinnatu innahum lamuḥḍarūn(a).
Mereka menjadikan (hubungan) nasab antara Dia dan jin. Sungguh, jin benar-benar telah mengetahui bahwa mereka (kaum musyrik) pasti akan diseret (ke neraka),
📖 Baca Tafsir
Subḥānallāhi ‘ammā yaṣifūn(a).
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
📖 Baca Tafsir
Illā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
kecuali hamba-hamba Allah yang terpilih (karena keikhlasannya).
📖 Baca Tafsir
Fa'innakum wa mā ta‘budūn(a).
Maka, sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu
📖 Baca Tafsir
Mā antum ‘alaihi bifātinīn(a).
tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
📖 Baca Tafsir
Illā man huwa ṣālil-jaḥīm(i).
kecuali orang yang akan masuk ke (neraka) Jahim.
📖 Baca Tafsir
Wa mā minnā illā lahū maqāmum ma‘lūm(un).
(Malaikat berkata,) “Tidak satu pun di antara kami, kecuali masing-masing mempunyai kedudukan tertentu.
📖 Baca Tafsir
Wa innā lanaḥnuṣ-ṣāffūn(a).
Sesungguhnya kamilah yang selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).
📖 Baca Tafsir
Wa innā lanaḥnul-musabbiḥūn(a).
Sesungguhnya kamilah yang benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).”
📖 Baca Tafsir
Wa in kānū layaqūlūn(a).
Sesungguhnya mereka (orang kafir Makkah) benar-benar berkata,
📖 Baca Tafsir
Lau anna ‘indanā żikram minal-awwalīn(a).
“Seandainya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang terdahulu,
📖 Baca Tafsir
Lakunnā ‘ibādallāhil-mukhlaṣīn(a).
niscaya kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang terpilih.
📖 Baca Tafsir
Fa kafarū bih(ī), fasaufa ya‘lamūn(a).
Akan tetapi, ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur’an). Maka, kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
📖 Baca Tafsir
Wa laqad sabaqat kalimatunā li‘ibādinal-mursalīn(a).
Sungguh, janji Kami benar-benar telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul.
📖 Baca Tafsir
Innahum lahumul-manṣūrūn(a).
Sesungguhnya merekalah yang pasti akan mendapat pertolongan,
📖 Baca Tafsir
Wa inna jundanā lahumul-gālibūn(a).
dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang.
📖 Baca Tafsir
Fatawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).
Maka, berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu!
📖 Baca Tafsir
Wa abṣirhum, fa saufa yubṣirūn(a).
Lihatlah mereka! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
📖 Baca Tafsir
Afabi‘ażābinā yasta‘jilūn(a).
Maka, apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?
📖 Baca Tafsir
Fa iżā nazala bisāḥatihim fa sā'a ṣabāḥul-munżarīn(a).
Apabila turun (siksaan itu) di halaman mereka, sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan itu.
📖 Baca Tafsir
Wa tawalla ‘anhum ḥattā ḥīn(in).
Berpalinglah engkau (Nabi Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu.
📖 Baca Tafsir
Wa abṣir, fasaufa yubṣirūn(a).
Lihatlah (mereka)! Maka, kelak mereka akan melihat (azab itu).
📖 Baca Tafsir
Subḥāna rabbika rabbil-‘izzati ‘ammā yaṣifūn(a).
Maha Suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan.
📖 Baca Tafsir
Wa salāmun ‘alal-mursalīn(a).
Selamat sejahtera bagi para rasul.
📖 Baca Tafsir
Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn(a).
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.