Jelajahi Surat
Al-Fatihah
7 ayatAl-Baqarah
286 ayatAli 'Imran
200 ayatAn-Nisa'
176 ayatAl-Ma'idah
120 ayatAl-An'am
165 ayatAl-A'raf
206 ayatAl-Anfal
75 ayatAt-Taubah
129 ayatYunus
109 ayatHud
123 ayatYusuf
111 ayatAr-Ra'd
43 ayatIbrahim
52 ayatAl-Hijr
99 ayatAn-Nahl
128 ayatAl-Isra'
111 ayatAl-Kahf
110 ayatMaryam
98 ayatTaha
135 ayatAl-Anbiya'
112 ayatAl-Hajj
78 ayatAl-Mu'minun
118 ayatAn-Nur
64 ayatAl-Furqan
77 ayatAsy-Syu'ara'
227 ayatAn-Naml
93 ayatAl-Qasas
88 ayatAl-'Ankabut
69 ayatAr-Rum
60 ayatLuqman
34 ayatAs-Sajdah
30 ayatAl-Ahzab
73 ayatSaba'
54 ayatFatir
45 ayatYasin
83 ayatAs-Saffat
182 ayatSad
88 ayatAz-Zumar
75 ayatGhafir
85 ayatFussilat
54 ayatAsy-Syura
53 ayatAz-Zukhruf
89 ayatAd-Dukhan
59 ayatAl-Jasiyah
37 ayatAl-Ahqaf
35 ayatMuhammad
38 ayatAl-Fath
29 ayatAl-Hujurat
18 ayatQaf
45 ayatAz-Zariyat
60 ayatAt-Tur
49 ayatAn-Najm
62 ayatAl-Qamar
55 ayatAr-Rahman
78 ayatAl-Waqi'ah
96 ayatAl-Hadid
29 ayatAl-Mujadilah
22 ayatAl-Hasyr
24 ayatAl-Mumtahanah
13 ayatAs-Saff
14 ayatAl-Jumu'ah
11 ayatAl-Munafiqun
11 ayatAt-Tagabun
18 ayatAt-Talaq
12 ayatAt-Tahrim
12 ayatAl-Mulk
30 ayatAl-Qalam
52 ayatAl-Haqqah
52 ayatAl-Ma'arij
44 ayatNuh
28 ayatAl-Jinn
28 ayatAl-Muzzammil
20 ayatAl-Muddassir
56 ayatAl-Qiyamah
40 ayatAl-Insan
31 ayatAl-Mursalat
50 ayatAn-Naba'
40 ayatAn-Nazi'at
46 ayat'Abasa
42 ayatAt-Takwir
29 ayatAl-Infitar
19 ayatAl-Mutaffifin
36 ayatAl-Insyiqaq
25 ayatAl-Buruj
22 ayatAt-Tariq
17 ayatAl-A'la
19 ayatAl-Gasyiyah
26 ayatAl-Fajr
30 ayatAl-Balad
20 ayatAsy-Syams
15 ayatAl-Lail
21 ayatAd-Duha
11 ayatAl-Insyirah
8 ayatAt-Tin
8 ayatAl-'Alaq
19 ayatAl-Qadr
5 ayatAl-Bayyinah
8 ayatAz-Zalzalah
8 ayatAl-'Adiyat
11 ayatAl-Qari'ah
11 ayatAt-Takasur
8 ayatAl-'Asr
3 ayatAl-Humazah
9 ayatAl-Fil
5 ayatQuraisy
4 ayatAl-Ma'un
7 ayatAl-Kausar
3 ayatAl-Kafirun
6 ayatAn-Nasr
3 ayatAl-Lahab
5 ayatAl-Ikhlas
4 ayatAl-Falaq
5 ayatAn-Nas
6 ayatالمؤمنون
Al-Mu'minun
Mekah Orang-Orang Mukmin • 118 AYAT
Qad aflaḥal-mu'minūn(a).
Sungguh, beruntunglah orang-orang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Allażīna hum fī ṣalātihim khāsyi‘ūn(a).
(Yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna hum anil-lagwi muriḍūn(a).
orang-orang yang meninggalkan (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna,
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna hum liz-zakāti fā‘ilūn(a).
orang-orang yang menunaikan zakat,
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna hum lifurūjihim ḥāfiẓūn(a).
dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
📖 Baca Tafsir
Illā ‘alā azwājihim au mā malakat aimānuhum fa innahum gairu malūmīn(a).
kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki. Sesungguhnya mereka tidak tercela (karena menggaulinya).
📖 Baca Tafsir
Famanibtagā warā'a żālika fa ulā'ika humul-‘ādūn(a).
Maka, siapa yang mencari (pelampiasan syahwat) selain itu, mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna hum li'amānātihim wa ‘ahdihim rā‘ūn(a).
(Sungguh beruntung pula) orang-orang yang memelihara amanat dan janji mereka
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna hum ‘alā ṣalawātihim yuḥāfiẓūn(a).
serta orang-orang yang memelihara salat mereka.
📖 Baca Tafsir
Ulā'ika humul-wāriṡūn(a).
Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi.
📖 Baca Tafsir
Allażīna yariṡūnal-firdaus(a), hum fīhā khālidūn(a).
(Yaitu) orang-orang yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad khalaqnal-insāna min sulālatim min ṭīn(in).
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati (yang berasal) dari tanah.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma ja‘alnāhu nuṭfatan fī qarārim makīn(in).
Kemudian, Kami menjadikannya air mani di dalam tempat yang kukuh (rahim).
📖 Baca Tafsir
Ṡumma khalaqnan-nuṭfata ‘alaqatan fa khalaqnal-‘alaqata muḍgatan fa khalaqnal-muḍgata ‘iẓāman fa kasaunal-‘iẓāma laḥmā(n), ṡumma ansya'nāhu khalqan ākhar(a), fa tabārakallāhu aḥsanul-khāliqīn(a).
Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang menggantung (darah). Lalu, sesuatu yang menggantung itu Kami jadikan segumpal daging. Lalu, segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Lalu, tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah sebaik-baik pencipta.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma innakum ba‘da żālika lamayyitūn(a).
Kemudian, sesungguhnya kamu setelah itu benar-benar akan mati.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma innakum yaumal-qiyāmati tub‘aṡūn(a).
Kemudian, sesungguhnya kamu pada hari Kiamat akan dibangkitkan.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad khalaqnā fauqakum sab‘a ṭarā'iq(a), wa mā kunnā ‘anil-khalqi gāfilīn(a).
Sungguh, Kami telah menciptakan tujuh langit di atas kamu dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).
📖 Baca Tafsir
Wa anzalnā minas-samā'i mā'am biqadarin fa askannāhu fil-arḍ(i), wa innā ‘alā żahābim bihī laqādirūn(a).
Kami turunkan air dari langit dengan suatu ukuran. Lalu, Kami jadikan air itu menetap di bumi dan sesungguhnya Kami Maha Kuasa melenyapkannya.
📖 Baca Tafsir
Fa ansya'nā lakum bihī jannātim min nakhīliw wa a‘nāb(in), lakum fīhā fawākihu kaṡīratuw wa minhā ta'kulūn(a).
Lalu, dengan (air) itu Kami tumbuhkan untukmu kebun-kebun kurma dan anggur. Di sana kamu mendapatkan buah-buahan yang banyak dan dari sebagiannya itu kamu makan.
📖 Baca Tafsir
Wa syajaratan takhruju min ṭūri sainā'a tambutu bid-duhni wa ṣibgil lil-ākilīn(a).
(Kami tumbuhkan) pohon (zaitun) yang tumbuh di Bukit Sinai, yang menghasilkan minyak dan lauk-pauk pembangkit selera bagi orang-orang yang makan.
📖 Baca Tafsir
Wa inna lakum fil-an‘āmi la‘ibrah(tan), nusqīkum mimmā fī buṭūnihā wa lakum fīhā manāfi‘u kaṡīratuw wa minhā ta'kulūn(a).
Sesungguhnya pada hewan-hewan ternak benar-benar terdapat pelajaran bagimu. Kami memberi minum kamu dari sebagian apa yang ada dalam perutnya (air susu), padanya terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan.
📖 Baca Tafsir
Wa ‘alaihā wa ‘alal-fulki tuḥmalūn(a).
Di atasnya (hewan-hewan ternak) dan di atas kapal-kapal kamu diangkut.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad arsalnā nūḥan ilā qaumihī fa qāla yā qaumi‘budullāha mā lakum min ilāhin gairuh(ū), afalā tattaqūn(a).
Sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya. Lalu, dia berkata, “Wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Apakah kamu tidak bertakwa?”
📖 Baca Tafsir
Fa qālal-mala'ul-lażīna kafarū min qaumihī mā hāżā illā basyarum miṡlukum, yurīdu ay yatafaḍḍala ‘alaikum, wa lau syā'allāhu la'anzala malā'ikah(tan), mā sami‘nā bihāżā fī ābā'inal-awwalīn(a).
Maka, para pemuka orang-orang yang kufur dari kaumnya berkata, “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu. Dia ingin menjadi orang yang lebih mulia daripada kamu. Seandainya Allah berkehendak, tentu Dia akan mengutus malaikat. Belum pernah kami dengar (seruan seperti) ini pada (masa) nenek moyang kami dahulu.
📖 Baca Tafsir
In huwa illā rajulum bihī jinnatun fa tarabbaṣū bihī ḥattā ḥīn(in).
Dia hanyalah seorang laki-laki yang gila. Tunggulah dia sampai waktu yang ditentukan.”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbinṣurnī bimā każżabūn(i).
Dia (Nuh) berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka telah mendustakanku.”
📖 Baca Tafsir
Fa auḥainā ilaihi aniṣna‘il-fulka bi'a‘yuninā wa waḥyinā fa iżā jā'a amrunā wafārat-tannūr(u), fasluk fīhā min kullin zaujainiṡnaini wa ahlaka illā man sabaqa ‘alaihil-qaulu minhum, wa lā tukhāṭibnī fil-lażīna ẓalamū, innahum mugraqūn(a).
Kami wahyukan kepadanya, “Buatlah kapal dengan pengawasan dan petunjuk Kami. Apabila perintah Kami telah datang dan tungku (dapur) telah memancarkan air, masukkanlah ke dalam (kapal) itu sepasang-sepasang dari setiap jenis (binatang), juga keluargamu, kecuali orang yang lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa siksaan) di antara mereka. Janganlah engkau bicarakan dengan-Ku tentang orang-orang yang zalim. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
📖 Baca Tafsir
Fa iżastawaita anta wa mam ma‘aka ‘alal-fulki fa qulil-ḥamdu lillāhil-lażī najjānā minal-qaumiẓ-ẓālimīn(a).
Apabila engkau dan orang yang bersamamu telah berada di atas kapal, ucapkanlah, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari kaum yang zalim.’
📖 Baca Tafsir
Wa qur rabbi anzilnī munzalam mubārakaw wa anta khairul-munzilīn(a).
Berdoalah, ‘Wahai Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.’”
📖 Baca Tafsir
Inna fī żālika la'āyātiw wa in kunnā lamubtalīn(a).
Sesungguhnya pada (kejadian) itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah). Sesungguhnya Kami benar-benar menimpakan cobaan (kepada kaum Nuh itu).
📖 Baca Tafsir
Ṡumma ansya'nā mim ba‘dihim qarnan ākharīn(a).
Kemudian, Kami ciptakan setelah mereka umat yang lain (kaum ‘Ad).
📖 Baca Tafsir
Fa arsalnā fīhim rasūlam minhum ani‘budullāha mā lakum min ilāhin gairuh(ū), afalā tattaqūn(a).
Lalu, Kami utus kepada mereka seorang rasul dari (kalangan) mereka sendiri. (Dia berkata,) “Sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Apakah kamu tidak bertakwa?”
📖 Baca Tafsir
Wa qālal-mala'u min qaumihil-lażīna kafarū wa każżabū biliqā'il-ākhirati wa atrafnāhum fil-ḥayātid-dun-yā, mā hāżā illā basyarum miṡlukum, ya'kulu mimmā ta'kulūna minhu wa yasyrabu mimmā tasyrabūn(a).
Para pemuka kaumnya yang kufur dan mendustakan pertemuan hari akhirat serta mereka yang telah Kami beri kemewahan dan kesenangan dalam kehidupan di dunia berkata, “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu. Dia makan apa yang kamu makan dan minum apa yang kamu minum.
📖 Baca Tafsir
Wa la'in aṭa‘tum basyaram miṡlakum innakum iżal lakhāsirūn(a).
Sungguh, jika menaati manusia yang seperti kamu, sesungguhnya kamu benar-benar akan merugi.
📖 Baca Tafsir
Aya‘idukum annakum iżā mittum wa kuntum turābaw wa ‘iẓāman annakum mukhrajūn(a).
Adakah dia menjanjikan kepadamu bahwa apabila telah mati serta menjadi tanah dan tulang belulang, kamu benar-benar akan dikeluarkan (dari kuburmu)?
📖 Baca Tafsir
Haihāta haihāta limā tū‘adūn(a).
Jauh, jauh sekali apa yang diancamkan kepadamu itu (dari kebenaran).
📖 Baca Tafsir
In hiya illā ḥayātunad-dun-yā namūtu wa naḥyā wa mā naḥnu bimab‘ūṡīn(a).
Ia (kehidupan itu) tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini. (Di sanalah) kita mati, hidup, dan tidak akan dibangkitkan (lagi).
📖 Baca Tafsir
In huwa illā rajuluniftarā ‘alallāhi każibaw wa mā naḥnu lahū bimu'minīn(a).
Dia (Hud) tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah dan kita tidak akan mempercayainya.”
📖 Baca Tafsir
Qāla rabbinṣurnī bimā każżabūn(i).
Dia (Hud) berdoa, “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka telah mendustakanku.”
📖 Baca Tafsir
Qāla ‘ammā qalīlil layuṣbiḥunna nādimīn(a).
Dia (Allah) berfirman, “Tidak lama lagi mereka benar-benar akan menyesal.”
📖 Baca Tafsir
Fa akhażathumuṣ-ṣaiḥatu bil-ḥaqqi fa ja'alahum guṡā'ā(n), fa bu‘dal lil-qaumiẓ-ẓālimīn(a).
Lalu, mereka dimusnahkan oleh suara yang menggelegar dengan sebenar-benarnya dan Kami jadikan mereka (seperti) sampah yang dihanyutkan banjir. Maka, kebinasaanlah bagi kaum yang zalim.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma ansya'nā mim ba‘dihim qurūnan ākharīn(a).
Kemudian, Kami ciptakan setelah mereka umat-umat yang lain.
📖 Baca Tafsir
Mā tasbiqu min ummatin ajalahā wa mā yasta'khirūn(a).
Tidak ada satu umat pun yang dapat menyegerakan ajalnya dan tidak (pula) menangguhkan(-nya).
📖 Baca Tafsir
Ṡumma arsalnā rusulanā tatrā, kullamā jā'a ummatar rasūluhā każżabūhu fa atba‘nā ba‘ḍahum ba‘ḍaw wa ja‘alnāhum aḥādīṡ(a), fa bu‘dal liqaumil lā yu'minūn(a).
Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami secara berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya. Maka, Kami iringkan (kebinasaan) sebagian mereka dengan sebagian yang lain. Kami jadikan (pula) mereka bahan pembicaraan. Maka, kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma arsalnā mūsā wa akhāhu hārūn(a), bi'āyātinā wa sulṭānim mubīn(in).
Kemudian, Kami utus Musa dan saudaranya, Harun, dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami dan bukti yang nyata
📖 Baca Tafsir
Ilā fir‘auna wa mala'ihī fastakbarū wa kānū qauman ‘ālīn(a).
kepada Fir‘aun dan para pemuka kaumnya. Akan tetapi, mereka angkuh dan sejak dahulu mereka adalah kaum yang sombong.
📖 Baca Tafsir
Fa qālū anu'minu libasyaraini miṡlinā wa qaumuhumā lanā ‘ābidūn(a).
Mereka berkata, “Apakah (pantas) kita percaya kepada dua orang manusia seperti kita, padahal kaum mereka (Bani Israil) adalah orang-orang yang mengabdikan diri kepada kita?”
📖 Baca Tafsir
Fa każżabūhumā fa kānū minal-muhlakīn(a).
Maka, mereka mendustakan keduanya. Oleh karena itu, mereka termasuk orang-orang yang dibinasakan.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad ātainā mūsal-kitāba la‘allahum yahtadūn(a).
Sungguh Kami benar-benar telah menganugerahkan Kitab (Taurat) kepada Musa agar mereka (Bani Israil) mendapat petunjuk.
📖 Baca Tafsir
Wa ja‘alnabna maryama wa ummahū āyataw wa āwaināhumā ilā rabwatin żāti qarāriw wa ma‘īn(in).
Telah Kami jadikan (Isa) putra Maryam bersama ibunya sebagai tanda (kebesaran Kami) dan Kami lindungi mereka di sebuah dataran tinggi yang tenang untuk ditempati dengan air yang mengalir.
📖 Baca Tafsir
Yā ayyuhar-rusulu kulū minaṭ-ṭayyibāti wa‘malū ṣāliḥā(n), innī bimā ta‘malūna ‘alīm(un).
Allah berfirman, “Wahai para rasul, makanlah dari (makanan) yang baik-baik dan beramalsalehlah. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
📖 Baca Tafsir
Wa inna hāżihī ummatukum ummataw wāḥidataw wa ana rabbukum fattaqūn(i).
Sesungguhnya (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu, dan Akulah Tuhanmu. Maka, bertakwalah kepada-Ku.”
📖 Baca Tafsir
Fa taqaṭṭa‘ū amrahum bainahum zuburā(n), kullu ḥizbim bimā ladaihim fariḥūn(a).
Lalu mereka (para pengikut rasul) terpecah belah dalam urusan (agama)-nya menjadi beberapa golongan. Setiap golongan bangga dengan apa yang ada pada mereka (masing-masing).
📖 Baca Tafsir
Fa żarhum fī gamratihim ḥattā ḥīn(in).
Maka, biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.
📖 Baca Tafsir
Ayaḥsabūna annamā numidduhum bihī mim māliw wabanīn(a).
Apakah mereka mengira bahwa apa yang Kami berikan kepada mereka berupa harta dan anak-anak
📖 Baca Tafsir
Nusāri‘u lahum fil-khairāt(i), bal lā yasy‘urūn(a).
(itu berarti bahwa) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? (Tidaklah demikian,) tetapi mereka tidak menyadarinya.
📖 Baca Tafsir
Innal-lażīna hum min khasy-yati rabbihim musyfiqūn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang sangat berhati-hati karena takut (azab) Tuhannya,
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna hum bi'āyāti rabbihim yu'minūn(a).
orang-orang yang beriman dengan tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya,
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna hum birabbihim lā yusyrikūn(a).
orang-orang yang tidak mempersekutukan Tuhannya,
📖 Baca Tafsir
Wal-lażīna yu'tūna mā ātaw wa qulūbuhum wajilatun annahum ilā rabbihim rāji‘ūn(a).
dan orang-orang yang melakukan (kebaikan) yang telah mereka kerjakan dengan hati penuh rasa takut (karena mereka tahu) bahwa sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhannya.
📖 Baca Tafsir
Ulā'ika yusāri‘ūna fil-khairāti wa hum lahā sābiqūn(a).
Mereka itu bersegera dalam (melakukan) kebaikan-kebaikan dan merekalah orang-orang yang lebih dahulu memperolehnya.
📖 Baca Tafsir
Wa lā nukallifu nafsan illā wus‘ahā, wa ladainā kitābuy yanṭiqu bil-ḥaqqi wa hum lā yuẓlamūn(a).
Kami tidak membebani seorang pun, kecuali menurut kesanggupannya. Pada Kami ada suatu catatan yang menuturkan dengan sebenarnya dan mereka tidak dizalimi.
📖 Baca Tafsir
Bal qulūbuhum fī gamratim min hāżā wa lahum a‘mālum min dūni żālika hum lahā ‘āmilūn(a).
Akan tetapi, hati mereka (orang-orang kafir) itu dalam kesesatan dari (memahami Al-Qur’an) ini dan mereka mempunyai perbuatan-perbuatan (buruk) selain itu yang terus mereka kerjakan.
📖 Baca Tafsir
Ḥattā iżā akhażnā mutrafīhim bil-‘ażābi iżā hum yaj'arūn(a).
Sehingga, apabila Kami timpakan siksaan kepada orang-orang yang hidup bermewah-mewah di antara mereka, seketika itu mereka berteriak-teriak meminta pertolongan.
📖 Baca Tafsir
Lā taj'arul-yaum(a), innakum minnā lā tunṣarūn(a).
Janganlah kamu berteriak-teriak meminta tolong pada hari ini! Sesungguhnya kamu tidak akan mendapatkan pertolongan dari Kami.
📖 Baca Tafsir
Qad kānat āyātī tutlā ‘alaikum fa kuntum ‘alā a‘qābikum tankiṣūn(a).
Sungguh, ayat-ayat-Ku (Al-Qur’an) selalu dibacakan kepadamu (para pendurhaka), tetapi kamu selalu berpaling ke belakang
📖 Baca Tafsir
Mustakbirīn(a), bihī sāmiran tahjurūn(a).
dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan-perkataan keji terhadapnya (Al-Qur’an) pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari.
📖 Baca Tafsir
Afalam yaddabbarul-qaula am jā'ahum mā lam ya'ti ābā'ahumul-awwalīn(a).
Maka, tidakkah mereka merenungkan firman (Allah) atau adakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka terdahulu?
📖 Baca Tafsir
Am lam ya‘rifū rasūlahum fahum lahū munkirūn(a).
Atau, mereka tidak mengenal Rasul mereka (Nabi Muhammad), karena itu mereka mengingkarinya?
📖 Baca Tafsir
Am yaqūlūna bihī jinnah(tun), bal jā'ahum bil-ḥaqqi wa akṡaruhum lil-ḥaqqi kārihūn(a).
Atau, mereka berkata, “Orang itu (Nabi Muhammad) gila.” Padahal, dia telah datang membawa kebenaran kepada mereka, tetapi kebanyakan mereka membenci kebenaran itu.
📖 Baca Tafsir
Wa lawittaba‘al-ḥaqqu ahwā'ahum lafasadatis-samāwātu wal-arḍu wa man fīhinn(a), bal ataināhum biżikrihim fahum ‘an żikrihim mu‘riḍūn(a).
Seandainya kebenaran itu menuruti keinginan mereka, niscaya binasalah langit dan bumi serta semua yang ada di dalamnya. Bahkan, Kami telah mendatangkan (Al-Qur’an sebagai) peringatan mereka, tetapi mereka berpaling dari peringatan itu.
📖 Baca Tafsir
Am tas'aluhum kharjan fa kharāju rabbika khair(un), wa huwa khairur-rāziqīn(a).
Ataukah engkau (Nabi Muhammad) meminta imbalan kepada mereka, sedangkan imbalan dari Tuhanmu lebih baik karena Dia sebaik-baik pemberi rezeki?
📖 Baca Tafsir
Wa innaka latad‘ūhum ilā ṣirāṭim mustaqīm(in).
Sesungguhnya engkau benar-benar menyeru mereka ke jalan yang lurus.
📖 Baca Tafsir
Wa innal-lażīna lā yu'minūna bil-ākhirati ‘aniṣ-ṣirāṭi lanākibūn(a).
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat benar-benar telah menyimpang jauh dari jalan (yang lurus).
📖 Baca Tafsir
Wa lau raḥimnāhum wa kasyafnā mā bihim min ḍurril lalajjū fī ṭugyānihim ya‘mahūn(a).
Seandainya Kami rahmati mereka dan Kami lenyapkan kemudaratan yang menimpanya, niscaya mereka akan terus terombang-ambing dalam kesesatannya.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad akhażnāhum bil-‘ażābi famastakānū lirabbihim wa mā yataḍarra‘ūn(a).
Sungguh, Kami benar-benar telah menimpakan siksaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mau tunduk kepada Tuhannya, dan (juga) tidak merendahkan diri.
📖 Baca Tafsir
Ḥattā iżā fataḥnā ‘alaihim bāban żā ‘ażābin syadīdin iżā hum fīhi mublisūn(a).
Sehingga, apabila Kami bukakan untuk mereka pintu azab yang sangat keras, seketika itu mereka menjadi putus asa.
📖 Baca Tafsir
Wa huwal-lażī yuḥyī wa yumītu wa lahukhtilāful-laili wan-nahār(i), afalā ta‘qilūn(a).
Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, tetapi sedikit sekali kamu bersyukur.
📖 Baca Tafsir
Bal qālū miṡla mā qālal-awwalūn(a).
Dialah yang menciptakan dan mengembangbiakkan kamu di bumi dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.
📖 Baca Tafsir
Qālū a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).
Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Bagi-Nyalah (kekuasaan mengatur) pergantian malam dan siang. Apakah kamu tidak mengerti?
📖 Baca Tafsir
Laqad wu‘idnā naḥnu wa ābā'unā hāżā min qablu in hāżā illā asāṭīrul-awwalīn(a).
Bahkan, mereka mengucapkan perkataan yang serupa dengan apa yang diucapkan oleh orang-orang terdahulu.
📖 Baca Tafsir
Qālū a'iżā mitnā wa kunnā turābaw wa ‘iẓāman a'innā lamab‘ūṡūn(a).
Mereka berkata, “Apakah apabila kami telah mati serta menjadi tanah dan tulang belulang, kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?
📖 Baca Tafsir
Laqad wu‘idnā naḥnu wa ābā'unā hāżā min qablu in hāżā illā asāṭīrul-awwalīn(a).
Sungguh, yang demikian ini sudah dijanjikan kepada kami dan kepada nenek moyang kami dahulu. Ini tidak lain hanyalah dongeng orang-orang terdahulu!”
📖 Baca Tafsir
Qul limanil-arḍu wa man fīhā in kuntum ta‘lamūn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Milik siapakah bumi dan semua yang ada di dalamnya jika kamu mengetahui?”
📖 Baca Tafsir
Sayaqūlūna lillāh(i), qul afalā tażakkarūn(a).
Mereka akan menjawab, “Milik Allah.” Katakanlah, “Apakah kamu tidak ingat?”
📖 Baca Tafsir
Qul mar rabbus-samāwātis-sab‘i wa rabbul-‘arsyil-‘aẓīm(i).
Katakanlah, “Siapakah pemilik langit yang tujuh dan pemilik ʻArasy yang agung?”
📖 Baca Tafsir
Sayaqūlūna lillāh(i), qul afalā tattaqūn(a).
Mereka akan menjawab, “Milik Allah.” Katakanlah, “Apakah kamu tidak bertakwa?”
📖 Baca Tafsir
Qul mam biyadihī malakūtu kulli syai'iw wa huwa yujīru wa lā yujāru ‘alaihi in kuntum ta‘lamūn(a).
Katakanlah, “Siapakah yang di tangan-Nya kekuasaan segala sesuatu, sedangkan Dia melindungi dan tidak ada yang dapat dilindungi dari (azab-Nya), jika kamu mengetahui?”
📖 Baca Tafsir
Sayaqūlūna lillāh(i), qul fa annā tusḥarūn(a).
Mereka akan menjawab, “Milik Allah.” Katakanlah, “(Kalau demikian), bagaimana kamu sampai tertipu?”
📖 Baca Tafsir
Bal ataināhum bil-ḥaqqi wa innahum lakāżibūn(a).
Padahal, Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, tetapi sesungguhnya mereka benar-benar pendusta.
📖 Baca Tafsir
Mattakhażallāhu miw waladiw wa mā kāna ma‘ahū min ilāhin iżal lażahaba kullu ilāhim bimā khalaqa wa la‘alā ba‘ḍuhum ‘alā ba‘ḍ(in), subḥānallāhi ‘ammā yaṣifūn(a).
Allah tidak mengangkat anak dan tidak ada tuhan (yang lain) bersama-Nya. Jika demikian, niscaya setiap tuhan itu akan membawa apa (makhluk) yang diciptakannya dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu,
📖 Baca Tafsir
‘Ālimil-gaibi wasy-syahādati fa ta‘ālā ‘ammā yusyrikūn(a).
Yang Maha Mengetahui semua yang gaib dan yang tampak. Maha Tinggi (Allah) dari apa yang mereka persekutukan.
📖 Baca Tafsir
Qur rabbi immā turiyannī mā yū‘adūn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ya Tuhanku, jika Engkau benar-benar hendak memperlihatkan kepadaku apa (azab) yang diancamkan kepada mereka,
📖 Baca Tafsir
Rabbi falā taj‘alnī fil-qaumiẓ-ẓālimīn(a).
Ya Tuhanku, janganlah Engkau jadikan aku termasuk kaum yang zalim.”
📖 Baca Tafsir
Wa innā ‘alā an nuriyaka mā na‘iduhum laqādirūn(a).
Sesungguhnya Kami benar-benar kuasa untuk memperlihatkan kepadamu (Nabi Muhammad) apa yang Kami ancamkan kepada mereka.
📖 Baca Tafsir
Idfa‘ bil-latī hiya aḥsanus-sayyi'ah(ta), naḥnu a‘lamu bimā yaṣifūn(a).
Tolaklah keburukan (mereka) dengan (perbuatan) yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan.
📖 Baca Tafsir
Wa qur rabbi a‘ūżu bika min hamazātisy-syayāṭīn(i).
Katakanlah, “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan
📖 Baca Tafsir
Wa a‘ūżu bika rabbi ay yaḥḍurūn(i).
dan aku berlindung (pula) kepada-Mu, ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.”
📖 Baca Tafsir
Ḥattā iżā jā'a aḥadahumul-mautu qāla rabbirji‘ūn(i).
(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu) hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia)
📖 Baca Tafsir
La‘allī a‘malu ṣāliḥan fīmā taraktu kallā, innahā kalimatun huwa qā'iluhā, wa miw warā'ihim barzakhun ilā yaumi yub‘aṡūn(a).
agar aku dapat beramal saleh yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu adalah dalih yang diucapkannya saja. Di hadapan mereka ada (alam) barzakh sampai pada hari mereka dibangkitkan.
📖 Baca Tafsir
Fa iżā nufikha fiṣ-ṣūri falā ansāba bainahum yauma'iżiw wa lā yatasā'alūn(a).
Apabila sangkakala ditiup, pada hari itu (hari Kiamat) tidak ada lagi pertalian keluarga di antara mereka dan tidak (pula) mereka saling bertanya.
📖 Baca Tafsir
Faman ṡaqulat mawāzīnuhū fa ulā'ika humul-mufliḥūn(a).
Siapa yang berat timbangan (kebaikan)-nya, mereka itulah orang-orang beruntung.
📖 Baca Tafsir
Wa man khaffat mawāzīnuhū fa ulā'ikal-lażīna khasirū anfusahum fī jahannama khālidūn(a).
Siapa yang ringan timbangan (kebaikan)-nya, mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. Mereka kekal di dalam (neraka) Jahanam.
📖 Baca Tafsir
Talfaḥu wujūhahumun-nāru wa hum fīhā kāliḥūn(a).
Wajah mereka dibakar api neraka dan mereka di neraka dalam keadaan sangat menyeramkan.
📖 Baca Tafsir
Alam takun āyātī tutlā ‘alaikum fa kuntum bihā tukażżibūn(a).
Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu, tetapi kamu selalu mendustakannya?
📖 Baca Tafsir
Qālū rabbanā galabat ‘alainā syiqwatunā wa kunnā qauman ḍāllīn(a).
Mereka berkata, “Ya Tuhan kami, kedurhakaan kami telah menguasai kami dan kami adalah orang-orang yang sesat.
📖 Baca Tafsir
Rabbanā akhrijnā minhā fa in ‘udnā fa innā ẓālimūn(a).
Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami darinya (api neraka dan kembalikan ke dunia). Kemudian, jika kami masih mengulangi (kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang zalim.”
📖 Baca Tafsir
Qālakhsa'ū fīhā wa lā tukallimūn(i).
Dia (Allah) berfirman, “Tinggallah kamu di sana dengan hina dan janganlah berbicara dengan-Ku.”
📖 Baca Tafsir
Innahū kāna farīqum min ‘ibādī yaqūlūna rabbanā āmannā fagfir lanā warḥamnā wa anta khairur-rāḥimīn(a).
Sesungguhnya segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa, “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat. Engkau adalah sebaik-baik pemberi rahmat.”
📖 Baca Tafsir
Fattakhażtumūhum sikhriyyan ḥattā ansaukum żikrī wa kuntum minhum taḍḥakūn(a).
Lalu, kamu jadikan mereka bahan ejekan sehingga itu membuatmu lupa mengingat-Ku dan kamu (selalu) menertawakan mereka.
📖 Baca Tafsir
Innī jazaituhumul-yauma bimā ṣabarū, annahum humul-fā'izūn(a).
Sesungguhnya pada hari ini Aku memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka. Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang.
📖 Baca Tafsir
Qāla kam labiṡtum fil-arḍi ‘adada sinīn(a).
Dia (Allah) berfirman, “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”
📖 Baca Tafsir
Qālū labiṡnā yauman au baḍa yaumin fas'alil-‘āddīn(a).
Mereka menjawab, “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari. Tanyalah kepada mereka yang menghitung.”
📖 Baca Tafsir
Qāla il labiṡtum illā qalīlal lau annakum kuntum ta‘lamūn(a).
Dia (Allah) berfirman, “Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar jika kamu benar-benar mengetahui.”
📖 Baca Tafsir
Afa ḥasibtum annamā khalaqnākum ‘abaṡaw wa annakum ilainā lā turja‘ūn(a).
Apakah kamu mengira bahwa Kami menciptakan kamu main-main (tanpa ada maksud) dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
📖 Baca Tafsir
Fa ta‘ālallāhul-malikul-ḥaqq(u), lā ilāha illā huw(a), rabbul-‘arsyil-karīm(i).
Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya. Tidak ada tuhan selain Dia, pemilik ‘Arasy yang mulia.
📖 Baca Tafsir
Wa may yad‘u ma‘allāhi ilāhan ākhara lā burhāna lahū bih(ī), fa innamā ḥisābuhū ‘inda rabbih(ī), innahū lā yufliḥul-kāfirūn(a).
Siapa yang menyembah tuhan yang lain bersama Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya (yang membenarkan) tentang itu, maka perhitungan (amal)-nya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.
📖 Baca Tafsir
Wa qur rabbigfir warḥam wa anta khairur-rāḥimīn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Ya Tuhanku, berilah ampunan dan rahmat. Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat.”