Jelajahi Surat
Al-Fatihah
7 ayatAl-Baqarah
286 ayatAli 'Imran
200 ayatAn-Nisa'
176 ayatAl-Ma'idah
120 ayatAl-An'am
165 ayatAl-A'raf
206 ayatAl-Anfal
75 ayatAt-Taubah
129 ayatYunus
109 ayatHud
123 ayatYusuf
111 ayatAr-Ra'd
43 ayatIbrahim
52 ayatAl-Hijr
99 ayatAn-Nahl
128 ayatAl-Isra'
111 ayatAl-Kahf
110 ayatMaryam
98 ayatTaha
135 ayatAl-Anbiya'
112 ayatAl-Hajj
78 ayatAl-Mu'minun
118 ayatAn-Nur
64 ayatAl-Furqan
77 ayatAsy-Syu'ara'
227 ayatAn-Naml
93 ayatAl-Qasas
88 ayatAl-'Ankabut
69 ayatAr-Rum
60 ayatLuqman
34 ayatAs-Sajdah
30 ayatAl-Ahzab
73 ayatSaba'
54 ayatFatir
45 ayatYasin
83 ayatAs-Saffat
182 ayatSad
88 ayatAz-Zumar
75 ayatGhafir
85 ayatFussilat
54 ayatAsy-Syura
53 ayatAz-Zukhruf
89 ayatAd-Dukhan
59 ayatAl-Jasiyah
37 ayatAl-Ahqaf
35 ayatMuhammad
38 ayatAl-Fath
29 ayatAl-Hujurat
18 ayatQaf
45 ayatAz-Zariyat
60 ayatAt-Tur
49 ayatAn-Najm
62 ayatAl-Qamar
55 ayatAr-Rahman
78 ayatAl-Waqi'ah
96 ayatAl-Hadid
29 ayatAl-Mujadilah
22 ayatAl-Hasyr
24 ayatAl-Mumtahanah
13 ayatAs-Saff
14 ayatAl-Jumu'ah
11 ayatAl-Munafiqun
11 ayatAt-Tagabun
18 ayatAt-Talaq
12 ayatAt-Tahrim
12 ayatAl-Mulk
30 ayatAl-Qalam
52 ayatAl-Haqqah
52 ayatAl-Ma'arij
44 ayatNuh
28 ayatAl-Jinn
28 ayatAl-Muzzammil
20 ayatAl-Muddassir
56 ayatAl-Qiyamah
40 ayatAl-Insan
31 ayatAl-Mursalat
50 ayatAn-Naba'
40 ayatAn-Nazi'at
46 ayat'Abasa
42 ayatAt-Takwir
29 ayatAl-Infitar
19 ayatAl-Mutaffifin
36 ayatAl-Insyiqaq
25 ayatAl-Buruj
22 ayatAt-Tariq
17 ayatAl-A'la
19 ayatAl-Gasyiyah
26 ayatAl-Fajr
30 ayatAl-Balad
20 ayatAsy-Syams
15 ayatAl-Lail
21 ayatAd-Duha
11 ayatAl-Insyirah
8 ayatAt-Tin
8 ayatAl-'Alaq
19 ayatAl-Qadr
5 ayatAl-Bayyinah
8 ayatAz-Zalzalah
8 ayatAl-'Adiyat
11 ayatAl-Qari'ah
11 ayatAt-Takasur
8 ayatAl-'Asr
3 ayatAl-Humazah
9 ayatAl-Fil
5 ayatQuraisy
4 ayatAl-Ma'un
7 ayatAl-Kausar
3 ayatAl-Kafirun
6 ayatAn-Nasr
3 ayatAl-Lahab
5 ayatAl-Ikhlas
4 ayatAl-Falaq
5 ayatAn-Nas
6 ayatالرّوم
Ar-Rum
Mekah Romawi • 60 AYAT
Alif lām mīm.
Alif Lām Mīm.
📖 Baca Tafsir
Gulibatir-rūm(u).
Bangsa Romawi telah dikalahkan,
📖 Baca Tafsir
Fī adnal-arḍi wa hum mim ba‘di galabihim sayaglibūn(a).
di negeri yang terdekat dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang
📖 Baca Tafsir
Fī biḍ‘i sinīn(a), lillāhil-amru min qablu wa mim ba‘d(u), wa yauma'iżiy yafraḥul-mu'minūn(a).
dalam beberapa tahun (lagi). Milik Allahlah urusan sebelum dan setelah (mereka menang). Pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang mukmin
📖 Baca Tafsir
Binaṣrillāh(i), yanṣuru may yasyā'(u), wa huwal-‘azīzur-raḥīm(u).
karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
📖 Baca Tafsir
Wa‘dallāh(i), lā yukhlifullāhu wa‘dahū wa lākinna akṡaran-nāsi lā ya‘lamūn(a).
(Itulah) janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
📖 Baca Tafsir
Ya‘lamūna ẓāhiram minal-ḥayātid-dun-yā, wa hum ‘anil-ākhirati hum gāfilūn(a).
Mereka mengetahui yang lahir (tampak) dari kehidupan dunia, sedangkan terhadap (kehidupan) akhirat mereka lalai.
📖 Baca Tafsir
Awalam yatafakkarū fī anfusihim, mā khalaqallāhus-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā illā bil-ḥaqqi wa ajalim musammā(n), wa inna kaṡīram minan-nāsi biliqā'i rabbihim lakāfirūn(a).
Apakah mereka tidak berpikir tentang (kejadian) dirinya? Allah tidak menciptakan langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, kecuali dengan benar dan waktu yang ditentukan. Sesungguhnya banyak di antara manusia benar-benar mengingkari pertemuan dengan Tuhannya.
📖 Baca Tafsir
Awalam yasīrū fil-arḍi fayanẓurū kaifa kāna ‘āqibatul-lażīna min qablihim, kānū asyadda minhum quwwataw wa aṡārul-arḍa wa ‘amarūhā akṡara mimmā ‘amarūhā wa jā'athum rusuluhum bil-bayyināt(i), famā kānallāhu liyaẓlimahum wa lākin kānū anfusahum yaẓlimūn(a).
Tidakkah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul)? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan mereka telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan. Para rasul telah datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang jelas. Allah sama sekali tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi dirinya sendiri.
📖 Baca Tafsir
Ṡumma kāna ‘āqibatal-lażīna asā'us-sū'ā an każżabū bi'āyātillāhi wa kānū bihā yastahzi'ūn(a).
Kemudian, kesudahan orang-orang yang berbuat jahat adalah (balasan) yang paling buruk karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan selalu memperolok-olokkannya.
📖 Baca Tafsir
Allāhu yabda'ul-khalqa ṡumma yu‘īduhū ṡumma ilaihi turja‘ūn(a).
Allah memulai penciptaan (makhluk), kemudian mengembalikannya (menghidupkannya) lagi. Lalu, hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.
📖 Baca Tafsir
Wa yauma taqūmus-sā‘atu yublisul-mujrimūn(a).
Pada hari (ketika) terjadi kiamat, para pendurhaka terdiam berputus asa.
📖 Baca Tafsir
Wa lam yakul lahum min syurakā'ihim syufa‘ā'u wa kānū bisyurakā'ihim kāfirīn(a).
Tidak mungkin ada pemberi syafaat (pertolongan) bagi mereka dari berhala-berhala yang mereka anggap sekutu Allah, bahkan mereka mengingkari berhala-berhalanya itu.
📖 Baca Tafsir
Wa yauma taqūmus-sā‘atu yauma'iżiy yatafarraqūn(a).
Pada hari (ketika) terjadi kiamat, pada hari itu, manusia terpecah-pecah (dalam kelompok).
📖 Baca Tafsir
Fa ammal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti fahum fī rauḍatiy yuḥbarūn(a).
Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka bergembira di dalam taman (surga).
📖 Baca Tafsir
Wa ammal-lażīna kafarū wa każżabū bi'āyātinā wa liqā'il-ākhirati fa'ulā'ika fil-‘ażābi muḥḍarūn(a).
Adapun orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami serta (mengingkari) pertemuan (hari) Akhirat, mereka itu tetap berada di dalam azab (neraka).
📖 Baca Tafsir
Fa subḥānallāhi ḥīna tumsūna wa ḥīna tuṣbiḥūn(a).
Bertasbihlah kepada Allah ketika kamu berada pada waktu senja dan waktu pagi.
📖 Baca Tafsir
Wa lahul-ḥamdu fis-samāwāti wal-arḍi wa ‘asyiyyaw wa ḥīna tuẓhirūn(a).
Segala puji hanya bagi-Nya di langit dan di bumi, pada waktu petang dan pada saat kamu berada pada waktu siang.
📖 Baca Tafsir
Yukhrijul-ḥayya minal-mayyiti wa yukhrijul-mayyita minal-ḥayyi wa yuḥyil-arḍa ba‘da mautihā, wa każālika tukhrajūn(a).
Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan menghidupkan bumi setelah mati (kering). Seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).
📖 Baca Tafsir
Wa min āyātihī an khalaqakum min turābin ṡumma iżā antum basyarun tantasyirūn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah bahwa Dia menciptakan (leluhur) kamu (Nabi Adam) dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang bertebaran.
📖 Baca Tafsir
Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja‘ala bainakum mawaddataw wa raḥmah(tan), inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yatafakkarūn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
📖 Baca Tafsir
Wa min āyātihī khalqus-samāwāti wal-arḍi wakhtilāfu alsinatikum wa alwānikum, inna fī żālika la'āyātil lil-‘ālimīn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasa dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berilmu.
📖 Baca Tafsir
Wa min āyātihī manāmukum bil-laili wan-nahāri wabtigā'ukum min faḍlih(ī), inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yasma‘ūn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang serta usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan Allah) bagi kaum yang mendengarkan.
📖 Baca Tafsir
Wa min āyātihī yurīkumul-barqa khaufaw wa ṭama‘aw wa yunazzilu minas-samā'i mā'an fa yuḥyī bihil-arḍa ba‘da mautihā, inna fī żālika la'āyātil liqaumiy ya‘qilūn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran dan kekuasaan)-Nya ialah bahwa Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan. Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengannya Dia menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti.
📖 Baca Tafsir
Wa min āyātihī an taqūmas-samā'u wal-arḍu bi'amrih(ī), ṡumma iżā da‘ākum da‘watam minal-arḍi iżā antum takhrujūn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah bahwa berdirinya langit dan bumi dengan kehendak-Nya. Kemudian, apabila Dia memanggil kamu (pada hari Kiamat) dengan sekali panggil dari bumi, seketika itu kamu keluar (dari kubur).
📖 Baca Tafsir
Wa lahū man fis-samāwāti wal-arḍ(i), kullul lahū qānitūn(a).
Milik-Nyalah siapa yang ada di langit dan di bumi. Semuanya tunduk kepada-Nya.
📖 Baca Tafsir
Wa huwal-lażī yabda'ul-khalqa ṡumma yu‘īduhū wa huwa ahwanu ‘alaih(i), wa lahul-maṡalul-a‘lā fis-samāwāti wal-arḍ(i), wa huwal-‘azīzul-ḥakīm(u).
Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengembalikannya (menghidupkannya) lagi (setelah kehancurannya). (Hal) Itu lebih mudah bagi-Nya. Milik-Nyalah sifat yang tertinggi di langit dan di bumi. Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
📖 Baca Tafsir
Ḍaraba lakum maṡalam min anfusikum, hal lakum mim mā malakat aimānukum min syurakā'a fī mā razaqnākum fa'antum fīhi sawā'un takhāfūnahum kakhīfatikum anfusakum, każālika nufaṣṣilul-āyāti liqaumiy ya‘qilūn(a).
Dia membuat perumpamaan bagimu dari dirimu sendiri. Apakah (kamu rela jika) ada di antara hamba sahaya yang kamu miliki menjadi sekutu bagimu dalam (kepemilikan) rezeki yang telah Kami anugerahkan kepadamu, sehingga kamu menjadi setara dengan mereka dalam hal ini? Kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada sesamamu. Seperti itulah Kami menjelaskan tanda-tanda itu bagi kaum yang mengerti.
📖 Baca Tafsir
Balittaba‘al-lażīna ẓalamū ahwā'ahum bigairi ‘ilm(in), famay yahdī man aḍallallāh(u), wa mā lahum min nāṣirīn(a).
Akan tetapi, orang-orang yang zalim mengikuti hawa nafsunya tanpa (berdasarkan) ilmu. Maka, siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah? Tidak ada seorang penolong pun bagi mereka.
📖 Baca Tafsir
Fa aqim wajhaka lid-dīni ḥanīfā(n), fiṭratallāhil-latī faṭaran-nāsa ‘alaihā, lā tabdīla likhalqillāh(i), żālikad-dīnul-qayyim(u), wa lākinna akṡaran-nāsi lā ya‘lamūn(a).
Maka, hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam sesuai) fitrah (dari) Allah yang telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah (tersebut). Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
📖 Baca Tafsir
Munībīna ilaihi wattaqūhu wa aqīmuṣ-ṣalāta wa lā takūnū minal-musyrikīn(a).
(Hadapkanlah wajahmu) dalam keadaan kembali (bertobat) kepada-Nya. Bertakwalah kepada-Nya, laksanakanlah salat, dan janganlah kamu termasuk orang-orang musyrik,
📖 Baca Tafsir
Minal-lażīna farraqū dīnahum wa kānū syiya‘ā(n), kullu ḥizbim bimā ladaihim fariḥūn(a).
(yaitu) orang-orang yang memecah-belah agama mereka sehingga menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada mereka.
📖 Baca Tafsir
Wa iżā massan-nāsa ḍurrun da‘au rabbahum munībīna ilaihi ṡumma iżā ażāqahum minhu raḥmatan iżā farīqum minhum birabbihim yusyrikūn(a).
Apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali (bertobat) kepada-Nya. Kemudian, apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka mempersekutukan Tuhannya.
📖 Baca Tafsir
Liyakfurū bimā ātaināhum, fatamatta‘ū, fasaufa ta‘lamūn(a).
Biarkan mereka (orang-orang musyrik) mengingkari apa yang telah Kami anugerahkan kepada mereka. Bersenang-senanglah, kelak kamu akan mengetahui (akibat buruk perbuatanmu),
📖 Baca Tafsir
Am anzalnā ‘alaihim sulṭānan fahuwa yatakallamu bimā kānū bihī yusyrikūn(a).
atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka hujah yang menjelaskan (membenarkan) apa yang selalu mereka persekutukan dengan-Nya?
📖 Baca Tafsir
Wa iżā ażaqnan-nāsa raḥmatan fariḥū bihā, wa in tuṣibhum sayyi'atum bimā qaddamat aidīhim iżā hum yaqnaṭūn(a).
Apabila Kami mencicipkan suatu rahmat kepada manusia, mereka gembira karenanya. (Sebaliknya,) apabila mereka ditimpa suatu musibah (bahaya) karena kesalahan mereka sendiri, seketika itu mereka berputus asa.
📖 Baca Tafsir
Awalam yarau annallāha yabsuṭur-rizqa limay yasyā'u wa yaqdir(u), inna fī żālika la'āyātil liqaumiy yu'minūn(a).
Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasi(-nya). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang beriman.
📖 Baca Tafsir
Fa āti żal-qurbā ḥaqqahū wal-miskīna wabnas-sabīl(i), żālika khairul lil-lażīna yurīdūna wajhallāh(i), wa ulā'ika humul-mufliḥūn(a).
Oleh karena itu, beri kerabat dekat haknya, juga orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridaan Allah. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.
📖 Baca Tafsir
Wa mā ātaitum mir ribal liyarbuwa fī amwālin-nāsi falā yarbū ‘indallāh(i), wa mā ātaitum min zakātin turīdūna wajhallāhi fa'ulā'ika humul-muḍ‘ifūn(a).
Riba yang kamu berikan agar berkembang pada harta orang lain, tidaklah berkembang dalam pandangan Allah. Adapun zakat yang kamu berikan dengan maksud memperoleh keridaan Allah, (berarti) merekalah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya).
📖 Baca Tafsir
Allāhul-lażī khalaqakum ṡumma razaqakum ṡumma yumītukum ṡumma yuḥyīkum, hal min syurakā'ikum may yaf‘alu min żālikum min syai'(in), subḥānahū wa ta‘ālā ‘ammā yusyrikūn(a).
Allahlah yang menciptakanmu, kemudian menganugerahkanmu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara mereka yang kamu persekutukan (dengan Allah) yang dapat berbuat sesuatu yang demikian itu? Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
📖 Baca Tafsir
Żaharal-fasādu fil-barri wal-baḥri bimā kasabat aidin-nāsi liyużīqahum ba‘ḍal-lażī ‘amilū la‘allahum yarji‘ūn(a).
Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia. (Melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
📖 Baca Tafsir
Qul sīrū fil-arḍi fanẓurū kaifa kāna ‘āqibatul-lażīna min qabl(u), kāna akṡaruhum musyrikīn(a).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Bepergianlah di bumi, lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan mereka adalah orang-orang musyrik.”
📖 Baca Tafsir
Fa aqim wajhaka lid-dīnil-qayyimi min qabli ay ya'tiya yaumul lā maradda lahū minallāhi yauma'iżiy yaṣṣadda‘ūn(a).
Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari (kiamat) yang tidak dapat ditolak. Pada hari itu mereka terpisah-pisah.
📖 Baca Tafsir
Man kafara fa ‘alaihi kufruh(ū), wa man ‘amila ṣāliḥan fali'anfusihim yamhadūn(a).
Siapa yang kufur, maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekufurannya. Siapa yang mengerjakan kebajikan, maka mereka menyiapkan untuk diri mereka sendiri (tempat yang menyenangkan)
📖 Baca Tafsir
Liyajziyal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti min faḍlih(ī), innahū lā yuḥibbul-kāfirīn(a).
agar Allah menganugerahkan balasan (pahala) dari karunia-Nya kepada orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang kafir.
📖 Baca Tafsir
Wa min āyātihī ay yursilar-riyāḥa mubasysyirātiw wa liyużīqakum mir raḥmatihī wa litajriyal-fulka bi'amrihī wa litabtagū min faḍlihī wa la‘allakum tasykurūn(a).
Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira agar kamu merasakan sebagian dari rahmat-Nya, agar kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya, agar kamu dapat mencari sebagian dari karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad arsalnā min qablika rusulan ilā qaumihim fajā'ūhum bil-bayyināti fantaqamnā minal-lażīna ajramū, wa kāna ḥaqqan ‘alainā naṣrul-mu'minīn(a).
Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus sebelum engkau (Nabi Muhammad) beberapa orang rasul kepada kaumnya. Mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang durhaka. Merupakan tanggung jawab Kami menolong orang-orang mukmin.
📖 Baca Tafsir
Allāhul-lażī yursilur-riyāḥa fatuṡīru saḥāban fayabsuṭuhū fis-samā'i kaifa yasyā'u wa yaj‘aluhū kisafan fataral-wadqa yakhruju min khilālih(ī), fa'iżā aṣāba bihī may yasyā'u min ‘ibādihī iżā hum yastabsyirūn(a).
Allahlah yang mengirim angin, lalu ia (angin) menggerakkan awan, kemudian Dia (Allah) membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya dan Dia menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu engkau melihat hujan keluar dari celah-celahnya. Maka, apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, seketika itu pula mereka bergembira.
📖 Baca Tafsir
Wa in kānū min qabli ay yunazzala ‘alaihim min qablihī lamublisīn(a).
Padahal, sebelum hujan diturunkan, mereka benar-benar telah berputus asa.
📖 Baca Tafsir
Fanẓur ilā āṡāri raḥmatillāhi kaifa yuḥyil-arḍa ba‘da mautihā, inna żālika lamuḥyil-mautā, wa huwa ‘alā kulli syai'in qadīr(un).
Perhatikanlah jejak-jejak rahmat Allah, bagaimana Dia menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sesungguhnya (Zat yang melakukan) itu pasti berkuasa menghidupkan orang yang telah mati. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
📖 Baca Tafsir
Wa la'in arsalnā rīḥan fara'auhu muṣfarral laẓallū mim ba‘dihī yakfurūn(a).
Sungguh, jika Kami mengirimkan angin, lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan) itu menguning (kering dan rusak), niscaya setelah itu mereka tetap berbuat ingkar.
📖 Baca Tafsir
Fa innaka lā tusmi‘ul-mautā wa lā tusmi‘uṣ-ṣummad-du‘ā'a iżā wallau mudbirīn(a).
Sesungguhnya engkau (Nabi Muhammad) tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati dan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan apabila mereka berpaling ke belakang.
📖 Baca Tafsir
Wa mā anta bihādil-‘umyi ‘an ḍalālatihim, in tusmi‘u illā may yu'minu bi'āyātinā fahum muslimūn(a).
Engkau bukanlah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Engkau tidak dapat menjadikan (seorang pun) mendengar, kecuali orang yang beriman pada ayat-ayat Kami dan mereka berserah diri.
📖 Baca Tafsir
Allāhul-lażī khalaqakum min ḍa‘fin ṡumma ja‘ala mim ba‘di ḍa‘fin quwwatan ṡumma ja‘ala mim ba‘di quwwatin ḍa‘faw wa syaibah(tan), yakhluqu mā yasyā'(u), wa huwal-‘alīmul-qadīr(u).
Allah adalah Zat yang menciptakanmu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan(-mu) kuat setelah keadaan lemah. Lalu, Dia menjadikan(-mu) lemah (kembali) setelah keadaan kuat dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
📖 Baca Tafsir
Wa yauma taqūmus-sā‘atu yuqsimul-mujrimūn(a), mā labiṡū gaira sā‘ah(tin), każālika kānū yu'fakūn(a).
Pada hari (ketika) terjadi kiamat, para pendurhaka (kafir) bersumpah bahwa mereka berdiam (dalam kubur) hanya sesaat (saja). Begitulah dahulu mereka dipalingkan (dari kebenaran).
📖 Baca Tafsir
Wa qālal-lażīna ūtul-‘ilma wal-īmāna laqad labiṡtum fī kitābillāhi ilā yaumil-ba‘ṡ(i), fa hāżā yaumul-baṡi wa lākinnakum kuntum lā ta‘lamūn(a).
Orang-orang yang diberi ilmu dan iman berkata (kepada orang-orang kafir), “Sungguh, kamu benar-benar telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah sampai hari Kebangkitan. Maka, inilah hari Kebangkitan itu, tetapi dahulu kamu tidak mengetahui (bahwa itu benar adanya).”
📖 Baca Tafsir
Fa yauma'iżil lā yanfa‘ul-lażīna ẓalamū ma‘żiratuhum wa lā hum yusta‘tabūn(a).
Pada hari itu tidak berguna (lagi) dalih (dan permintaan maaf) orang-orang yang zalim dan mereka tidak pula diberi kesempatan untuk bertobat lagi.
📖 Baca Tafsir
Wa laqad ḍarabnā lin-nāsi fī hāżal-qur'āni min kulli maṡal(in), wa la'in ji'tahum bi'āyatil layaqūlannal-lażīna kafarū in antum illā mubṭilūn(a).
Sungguh, Kami benar-benar telah menjelaskan dalam Al-Qur’an ini segala macam perumpamaan kepada manusia. Sungguh, jika engkau membawa suatu ayat kepada mereka, pastilah orang-orang kafir itu akan berkata, “Kamu hanyalah pembuat kepalsuan belaka.”
📖 Baca Tafsir
Każālika yaṭba‘ullāhu ‘alā qulūbil-lażīna lā ya‘lamūn(a).
Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang yang tidak (mau) mengetahui.
📖 Baca Tafsir
Faṣbir inna wa‘dallāhi ḥaqquw wa lā yastakhiffannakal-lażīna lā yūqinūn(a).
Maka, bersabarlah engkau (Nabi Muhammad)! Sesungguhnya janji Allah itu benar. Jangan sampai orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu membuat engkau bersedih.